View the original article here
Sunday, April 21, 2013
Wakil Bupati Cianjur Lantik Anggota Badan Permusyawaratan Desa Kecamatan Pacet
Wakil Bupati Cianjur Lantik Anggota Badan Permusyawaratan Desa Kecamatan Pacet
Wakil Bupati Cianjur dr. H. Suranto, MM., dalam sambutannya menyampaikan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) merupakan lembaga perwujudan demokrasi dalam penyelenggaraan pemerintahan desa, seperti dalam pembuatan dan pelaksanaan peraturan serta penuh harapan akan adanya peningkatan ekonomi sosial desa dapat terwujud, untuk itu dibentuk Badan Permusyawaratan Desa (BPD) sebagai perwujudan demokrasi dalam penyelenggaraan pemerintahan Desa guna memupuk koordinasi yang baik antara Kepala Desa dan BPD.
Wakil Bupati Cianjur berharap bahwa Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam mengemban tugas konsultatif dengan kepala desa untuk merumuskan dan menetapkan kebijakan dalam melaksanakan pemerintahan dan pembangunan desa, selain itu BPD juga berkewajiban untuk membantu memperlancar pelaksanaan tugas kepala desa yang tentunya dibutuhkan kualitas anggota-anggota BPD yang handal dalam berperan sesuai dengan fungsi, kedudukan, dan tanggung jawabnya.
Sementara itu Camat Pacet, Kodrat Nugrahana berharap dengan adanya anggota BPD yang baru dilantik dapat memaksimalkan segala kinerja yang selama telah terjalin dengan baik serta untuk BPD wilayah Desa Cibodas akan dipastikan untuk segera keluar surat keputusan dari pemerintah Kabupaten Cianjur. (d_nie/agus aq,/ras)
View the original article here
Wakil Bupati Cianjur Hadiri Kegiatan KKN STAINU Pacet
Dengan tema Membumikan Masyarakat Magrib Mengaji (Gema Maghrib), kita sudah memberikan himbauan kepada umat Islam dimanapun, bahwa era globalisasi kehidupan semakin maju dan mungkin lambat laun akan mempengaruhi terhadap moral anak ? anak generasi muda bangsa. Selanjutnya Wakil Bupati Cianjur mengingatkan bahwa dengan KKN ini, mahasiswa diharapkan dapat mengaktualisasikan disiplin ilmu yang telah diperoleh secara teoritis, dapat direalisasikan dengan bentuk pengabdian langsung kepada masyarakat, di samping penelitian yang dilakukan sebagai usaha pengembangan ilmu yang didapat sebelumnya. Selain itu, KKN juga memiliki keterampilan dalam mengatasi dan mengeliminir masalah-masalah yang terjadi di tengah masyarakat sebagai media untuk belajar membangun hubungan yang integral dalam komunitas masyarakat, sebagai obyek utama yang akan dihadapi kelak setelah menyelesaikan studi.
Masdun salah seorang peserta KKN yang mendampingi Wakil Bupati Cianjur saat meninjau kegiatan kampusnya melaporkan, bahwa STAINU sedang menyelenggarakan kegiatan bagi siswa-siswi tingkat sekolah dasar sampai tingkat sekolah menengah pertama se-kecematan pacet yang bertujuan memantapkan teori-teori para mahasiswa yang sedang mengikuti KKN. Salah satunya dengan mengadakan kegiatan seperti lomba kasidah tingkat SD dan SMP, lomba baca Al-Qur?an, cerdas cermat dan lainya sebagainya yang berhubungan dengan bidang keagamaan sebagai upaya dalam meninmgkatkan kecerdasan para siswa-siswi sebagai generasi penerus Islam dimasa depan. (d_nie/agus aq,yn)
View the original article here